12 Desember 2008

Ali Alatas


Innalillahi wa innalillahi roji'un. Telah meninggal dunia seorang putra bangsa, seorang diplomat termasyhur tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Beliau adalah bapak ALi Alatas. Meninggal dunia di rumah sakit Mt Elizabeth, Singapura pada tanggal 11 Desember 2008.
Hal yang menarik bagi saya sehingga membuat artikel ini adalah karena, dari sekian banyak menteri, yang paling sangat ingat adalah Ali Alatas. Sekian banyak kabinet berganti, sekian banyak menteri berganti, beliau yang paling saya ingat, yaitu mantan Menteri Luar Negeri. Sebagai diplomat ulung, alumnus FH UI ini dipercaya sebagai penasihat luar negeri lima periode kepresidenan yang berbeda. Disini tampak sekali kepiawaian beliau dalam hal diplomasi terutama diplomasi luar negeri.
Selain sebagai menteri, beliau juga menjadi wakil tetap RI di PBB. Bahkan pada tahun 1966 dinominasikan sebagai calon sekjen PBB. Beliau juga paling getol membela Timor Timur di dunia Internasional. Sayangnya, pembelaan beliau menjadi tidak ada artinya ketika Presiden BJ Habibi memberikan kebebasan warga Timtim untuk memilih antara merdeka atau tetap menjadi wilayah RI melalui referendum. Hasilnyapun telah kita ketahui, Timtim menajadi negara merdeka. Tentu dimasa hidupnya, beliau sangat menyesalkan hal tersebut.
Semoga arwah beliau diterima disisi Nya, diterima seluruh amal kebaikannya, dan diampuni dosa-dosanya.
Baca terus >>

09 Desember 2008

Tradisi Pesta Besaran 2008 Pantai Ngebum


Tradisi adalah sebuah hal yang penting dan masih dilaksanakan sampai saat ini, yang diinformasikan secara turun temurun, dari generasi ke generasi. Tradisi sering tidak diketahui kapan dimulai dan siapa pertama kali yang melakukannya. Di Kabupaten Kendal ada banyak tradisi yang masih berlaku di masyarakat sampai saat ini. Beberapa diantaranya adalah tradisi Syawalan, tradisi Besaran, tradisi Nyadran, tradisi sedekah laut, tradisi tedhak siti, tradisi Lampet Dhawuhan dan lain-lain.

Empat belas tahun sudah saya tinggal di wilayah kabupaten Kendal. Dari sekian tradisi yang ada, jarang sekali melihat dari dekat tradisi-tradisi tersebut. Bukannya tidak peduli atau bahkan membenci tradisi, tetapi memang tidak terbiasa dengan keramaian ditengah tradisi. Makna tradisi yang mulai bergeser dari ritual religius menjadi ritual kapitalis, penuh dengan hura-hura, arena belanja sampai hiburan mulai dari bianglala, tong setan sampai pentas musik dangdut. Sebagai contoh kasus tradisi Syawalan di Kaliwungu, sebenarnya inti tradisi ini adalah ziarah kubur ke makam alim ulama serta para pendiri serta bupati Kendal yang di makamkan di makam Jabal desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan. Tetapi saat ini, antara yang berziarah kubur jauh lebih sedikit dibandingkan dengan yang berziarah di tempat-tempat hiburan dan belanja. Bisa jadi karena menyandang titel "guru" itulah yang menjadikan rasa tidak enak ikut larut dalam keramaian, yang sangat mungkin bertemu dengan murid-murid, bekas murid maupun yang bukan murid. Masa guru ikut uyel-uyelan dengan murid ikut syawalan. Kecuali dengan alasan lain seperti mengantar anak, mengunjungi saudara di lokasi tradisi, saya baru menyempatkan diri untuk ikut hanyut larut dalam tradisi yang sudah mulai kehilangan arti.
Begitupula dengan tradisi pesta Besaran di pantai Ngebum desa Wonorejo Kecamatan Kaliwungu, walaupun sudah tahu sejak menginjakkan kaki di Kendal, baru tahun ini saya melihat dari dekat tradisi ini. Inipun karena kebetulan kakak ipar mempunyai istri orang asli warga Ngebum, dengan dalih silaturahmi, sekalian melihat dari dekat tradisi pesta besaran di Ngebum. Jika dilihat dari namanya, tradisi pesta Besaran di pantai Ngebum sebenarnya berkaitan erat dengan pelaksanaan peringatan hari raya Idul Qurban. Dimana Kaitan antara pesta Besaran dengan hari Idul Qurban itu yang sampai sekarang saya juga belum menemukan jawabannya. Yang ditemui pada tradisi ini adalah orang (kebanyakan muda-mudi berpasangan) yang tumplek dan blek di pantai Ngebum, bermain air laut, jalan-jalan di pantai, naik perahu, beli souvenir dan atau makanan, serta tidak lupa melihat musik dangdut dengan penyanyi-penyanyi seksi dan goyang aduhainya. Jika memang tujuannya untuk menikmati keindahan pantai, saya kira bukan saat yang tepat, karena pantai penuh dan sesak dengan manusia. Kalau mau cuci mata melihat manusia yang beraneka warna, nah mungkin ini saatnya.
Lepas dari hal tersebut diatas, tidak ada salahnya tradisi dilestarikan. Setidaknya dapat dilihat dari pemberdayaan ekonomi (walaupun sesaat) masyarakat sekitar. Dengan adanya tradisi pesta besaran di pantai Ngebum, memberikan masukan pendapatan daerah dan masyarakat yang berasal dari karcis tanda masuk, jasa parkir sepeda, penjualan souvenir, makanan minuman, sandang, jasa perahu, jasa penyewaan ban dll. Ekonomi menjadi sedikit bergerak ditengah kelesuan akibat krisis global. Masyarakat menjadi sedikit terhibur ditengah penatnya kesibukan dan rutinitas serta himpitan ekonomi yang belum juga ditemukan jalan menuju keluarnya.
Anda ingin menikmati kemeriahan tradisi pesta besaran di pantai Ngebum, tunggu satu tahun lagi.
Baca terus >>

03 Desember 2008

Bis Paling Kecil Paling Menjengkelkan


Bis adalah alat transportasi massa yang efisien karena dapat membawa banyak penumpang dalam sekali angkut. Nah disini saya tidak akan membahas bis sebagai sarana transportasi, tetapi membahas bis paling kecil tetapi paling menjengkelkan, yaitu "bisul"

Dalam beberapa hari ini, saya memang tidak menengok apalagi mengupdate blog saya. Hal ini dikarenakan adanya bisul yang tumbuh dan berkembang diatas bibir yang sungguh sangat menyiksa. Rasa sakit pada bisul menjalar sampai kepala. Mula-mula di atas hidung, kemudian mengungsi ke atas bibir sehingga bibir bengkak seperti habis dihajar Chris John. Tapi Alhamdulillah, sekarang si bisul sudah pergi meninggalkanlku, sehingga bisa buat artikel lagi. Saya penasaran apa sebenarnya penyebab bisul? Berikut adalah penjelasannya.
Bisul adalah radang pada daerah folikel rambut kulit dan sekitarnya. Penyebab tersering adalah bakteri, biasanya Staphylococcus aureus, karena itu bisul dapat juga diartikan sebagai infeksi lokal pada kulit dalam. Awalnya hanya folikel rambut yang terinfeksi, tetapi karena adanya gesekan, iritasi, dan kurang bersihnya perawatan tubuh, infeksi tersebut dapat menyebar ke jaringan sekitarnya, dan menjadi bisul. Penyebab awalnya dapat juga karena rambut yang tumbuh ke dalam, luka, atau masuknya benda asing ke dalam kulit.
Bisul biasanya berawal dari benjolan merah dan lunak di daerah kulit, yang lama kelamaan akan menjadi lebih keras. Kemudian di tengah benjolan tersebut akan terbentuk puncak berwarna putih - yang akan memecah atau harus dikeluarkan oleh dokter (melalui prosedur bedah minor). Cairan yang keluar ini disebut nanah, berisi sel darah putih (yang dikirim tubuh untuk melawan bakteri yang menginfeksi daerah kulit tersebut), bakteri dan protein.
Bisul dapat juga disebabkan karena tersumbatnya kelenjar minyak, yang kemudian terinfeksi. Bisul seperti ini dinamakan akne kista biasanya terjadi di kulit wajah para remaja.
Lain lagi dengan bisul yang disebut hidradenitis suppurativa, disebabkan oleh radang lokal kelenjar keringat. Biasanya bisul yang timbul lebih dari satu buah, lokasinya di daerah ketiak atau pangkal paha. Dan yang terakhir adalah bisul yang disebut kista pilonidal, biasanya terjadi di lipatan bokong. Awalnya hanya berupa infeksi di folikel rambut, kemudian ditambah dengan iritasi dari tekanan karena duduk terlalu lama, biasanya saat travelling lama, maka terbentuklah bisul ini.
Tempat tersering terjadinya bisul adalah di daerah tubuh yang banyak terjadi gesekan, misalnya di ketiak dan bokong. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila sudah terlihat akan terjadi bisul, adalah segera kompres dengan air panas (hangat), yang dapat meningkatkan sirkulasi darah ke tempat tersebut. Pengobatannya adalah dengan krim atau salep antibiotik (harus dengan resep dokter). Tetapi apabila tidak membaik, untuk bisul yang telah bermata/ada puncak putihnya, dokter akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan nanah. Bisul yang padat, sakit dan tidak bermata jangan dipijat karena tidak akan ada nanah yang dapat dikeluarkan.
Apabila bisul banyak, atau ada demam di badan, maka harus ditambah dengan obat minum antibiotik. Apabila bisul terjadi berulang-ulang, maka harus dicari faktor yang mendasarinya, yaitu apakah ada penyakit kencing manis, penyakit ginjal berat, penyakit berat, menurunnya daya tahan tubuh pada orang tersebut atau orang yang telah berusia lanjut. (sumber metrotv)
Baca terus >>

17 November 2008

Mencicipi Wordpress



Blog merupakan salah satu cara terkini untuk berbagi informasi serta mengekspresikan diri ke seluruh penjuru dunia. Blog dapat dimiliki oleh siapa saja baik perorangan maupun kelompok. Banyak penyedia jasa layanan blog, ada yang gratis, adapula yang berbayar, tergantung dari keadaan ekonomi dan moneter pembuat blog.

Saya sendiri memiliki 2 buat blog (bukan berarti poligami, wayuh apalagi selingkuh). Blog yang sedang anda baca ini rochmaniac.blogspot.com adalah blog yang berbahasa satu bahasa Indonesia. Blog yang lain, pakneharis.blogspot.com berbahasa ibu, bahasa Jawa. Keduanya menggunakan jasa layanan blog yang disediakan blogger. Alasannya sangat jelas, demi menjunjung tinggi kemudahan, tidak perlu bersusah apalagi payah untuk belajar lagi dengan jasa layanan blog yang lain. Sayangnya, blog yang berbahasa Jawa seperti hidup enggan mati tak hendak, jarang diperhatikan, tidak pernah di update sehinga tidak ada kunjungan sekedar blogwalking atau say hello. Blog yang inipun walaupun bernasib lebih baik tetapi tidak begitu jauh dengan saudaranya. Postingan yang jarang merupakan indikator betapa malasnya pemilik blog dalam memelihara blognya.

Pada saat mengikuti pertemuan pengurus MGMP IPA SMP/MTs Kab. Kendal, kepala rasanya seperti terkena palu godam yang membuat saya terkapar tak berdaya dan belum bisa bangkit walaupun sampai hitungan ke sepuluh. Demi mendengar sambutan dari wakil ketua MGMP IPA bahwa kita harus punya blog sebagai media untuk menyampaikan informasi dan berbagi. Kalimat tersebut menyadarkan saya, posisi saya sebagai seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dua tahun sebagai pengurus, tetapi belum ada tindakan nyata saya walaupun hanya sekedar membuat blog. Untungnya sebagai pengurus MGMP tidak ada gajinya, sehingga tidak perlu makan gaji tuna netra.

Sepulang dari pertemuan, seakan dikejar-kejar oleh mahluk yang bernama blog, selalu mengikuti kemana saya pergi, mengawasi kemana saya bersembunyi, bahkan sampai menginvasi dan melakukan penetrasi ke dalam mimpi. Saya putuskan untuk segera membuat blog lagi. Masalah kemudian muncul, mau menggunakan Blogger atau yang lain. Jika pakai Blogger keuntungannya sudah familier, tetapi rasanya juga sudah bosan, keingin petualangan baru. Lebih lagi beberapa komentar memberikan penilaian sinis, apatis bahkan sadis terhadap Blogger yang lambat loadingnya dan komentarnya sering error. Akhirnya hati ini jatuh pada Wordpress. Dua hari setelah pertemuan, tepatnya hari Senin Wage tanggal 17 Nopember 2008, dengan semangat membara serta tekat yang kuat, dengan susah lagi payah, mulailah saya membidani kelahiran blog MGMP IPA SMP/MTs kab. Kendal. Skrinsyutnya bisa dilihat pada gambar diatas. Jika berkenan silahkan segera meluncur ke TKP di mgmpipakendal.wordpress.com. Saya akan berterima kasih jika anda berkenan meninggalkan jejak kehadiran anda dengan memberikan komentar, saran, usulan, pendapat, masukan atau bahkan ejekan, caci maki, hujatan maupun sumpah serapah di buku tamu.
Baca terus >>

05 November 2008

OBAMANIA(C)


Pemilihan presiden Amerika telah berlangsung, presiden pengganti George W Bush pun sudah dapat dipastikan. Hasil pemilihan presiden tanggal 4 November 2008 menjadikan Barack Obama sebagai orang pertama di Gedung Putih dan di Amerika. Kemenangan Obama ini sebenarnya sudah dapat diperkirakan dan diramalkan sebelumnya. Obama adalah wakil dari golongan muda yang dinamis dan visioner, menggantikan beberapa pendahulunya dan saingannya dalam pilpres kali ini yang sudah sepuh-sepuh.
Kemenangan Obama juga tidak lepas dari dukungan masyarakat Amerika dan juga masyarakat di seluruh penjuru dunia. Triyono Lukmantoro dalam wacananya "Obamania dan Politik ala AS" (Suara Merdeka 6 November 2008) mengatakan bahwa hampir seluruh dunia tergila-gila pada Obama (Obamania). Orang Amerika jelas karena Obama adalah orang Amerika yang dilahirkan oleh seorang ibu Amerika, Orang Kenya tergila-gila karena ayah Obama adalah orang Kenya. Orang Indonesia tergila-gila pada Obama karena ia pernah tinggal 4-5 tahun di Menteng Jakarta. Orang Jepang tergila-gila Obama karena di Jepang ada sebuah kota yang bernama Obama. Orang-orang kulit hitam tergila-gila pada Obama karena ia adalah orang berkulit hitam pertama yang akan menjadi presiden Amerika. Masih banyak lagi orang yang Obamania dengan alasannya masing-masing. Dukungan dari dunia inilah yang secara tidak langsung berpengaruh pada warga Amerika untuk menjatuhkan pilihannya kepada Barack Obama.
Obama bukan presiden kita, tetapi kita tidak salah jika berharap, dengan kepemimpinan beliau, dunia akan menjadi lebih baik. Tidak dapat dipungkiri kalau Amerika adalah satu-satunya negara adidaya saat ini, dengan kepemimpinan Obama semoga sikap arogan, mendikte negara lain sampai menjadi teroris bagi negara lain mulai ditinggalkan. Jangan kecewakan para Obamania.
Jika Obamania adalah masyarakat yang berasal dari seluruh penjuru dunia, lalu siapakah Rochmania(c) atau yang tergila-gila pada saya itu? Jelas istri saya menempati posisi pertama, disusul anak-anak saya, orang tua, sanak dan saudara serta handai dan tolan, sahabat yang karib, teman yang akrab maupun yang tidak, sebagian murid saya (karena ada juga murid saya yang membenci saya, sebab pelajaran yang saya ajarkan sulit bin angel), dan mungkin beberapa blogger yang setia saling menjalin silaturahmi. Walaupun yang tergila-gila pada saya tidak sebanyak penggila Obama, tetapi saya tetap bangga. Bangga terhadap diri sendiri tanpa membanggakan diri.
Baca terus >>

02 November 2008

BBM oh BBM (Bahan Bakar Mahal)



Harga minyak mentah dunia turun tajam. Dunia menyambut dengan suka dan cita serta gembira. Setelah harga minyak bertengger di atas 100 USD per barel selama beberapa bulan, akhirnya turun juga di bawah 100 USD per barel. Entah apa hubungannya dengan krisis perekonomian yang dialami negeri yang bermata uang USD tersebut, toh saya juga memang bukan ahli ekonomi, yang jelas setelah Amerika mengalami krisis, harga minyak mentah menjadi turun.
Negara tetangga Malaysia, demi mendengar turunnya harga minyak mentah dunia, dengan serta dan merta menurunkan BBM yang dijual kepada masyarakat. Bahkan dalam 1 bulan, mereka menurunkan harga bahan bakar sampai 3 kali. Rakyat bisa plesar plesir karena tidak takut kantong cepet bolong.
Bagaimana dengan di Indonesia? Nah ini dia masalahnya. Harga petramax (bukan pertamax yang sering muncul di komentar pertama postingannya pak Sawali) karena non subsidi tentu langsung turun dengan sendirinya, tanpa melalui sidang, rapat apagi keputusan menteri. Tetapi untuk bahan bakar bersubsidi, harganya tetap tidak berubah seiring perubahan harga minyak dunia. Sebagai seorang yang bukan ahli ekonomi, hal ini tentu akan sangat membingunkan. Pemerintah beralasan jika harga BBM bersubsidi tidak turun karena telah ditetapkan dalam APBN yang berlaku setahun. Dengan alasan itu pulalah pemerintah enggan menurunkan harga BBM (kalau turunpun paling cuma sedikit), karena mereka tidak mau repot mengadakan revisi APBN. Akan dan tetapi, pada saat harga minyak dunia mengalami kenaikan, cepat sekali keluar keputusan tentang kenaikan harga BBM, APBN pun direvisi, dengan alasan, jika harga minyak tidak naik, maka negara akan bangkrut.
Begitu mudahnya revisi APBN ketika harga BBM akan dinaikkan. Tetapi ketika harga BBM seharusnya turun, eee.... ternyata berat sekali menurunkannya. Alasannya sudah menjadi harga dasar yang telah ditetapkan dalam APBN yang berlaku selama satu tahun, dan berbagai alasan untuk dijadikan sebagai pembenar tidak turunnya harga BBM. Beginikah bentuk kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya, mudah menaikkan tetapi sulit menurunkan?....
Baca terus >>

30 Oktober 2008

SOEMPAH PEMOEDA



Dalam sejarah bangsa ini, ada dua sumpah yang sangat terkenal, Sumpah Palapa oleh Mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit dan Sumpah Pemuda yang diikrarkan oleh para pemuda dari seluruh penjuru nusantara pada Kongres Pemuda II tahun 1928. Kedua sumpah tersebut terbukti ampuh dan sakti. Mahapatih Gajah Mada dengan Sumpah Palapanya berhasil menyatukan seluruh wilayah nusantara yang wilayahnya lebih luas dari wilayah Indonesia saat ini, karena beberapa negara tetangga merupakan wilayah Majapahit pada masa kekuasaan Hayam Wuruk dengan patih Gajah Mada. Sumpah Pemuda juga berhasil menyatukan pemuda dari berbagai tempat di nusantara dengan keragaman bahasa, suku bangsa, dan agama, dengan satu tekad berjuang membebaskan diri dari cengkeraman penjajah.
Sumpah Palapa saat ini hanya menjadi materi dalam pelajaran sejarah. Tidak kita peringati dengan upacara atau bentuk peringatan yang lain. Bisa jadi kalau ada peringatan Sumpah Palapa akan menimbulkan kecurigaan negara-negara tetangga, akan invasi negara kita ke negara-negara tetangga yang pernah menjadi bagian dari kerajaan Majapahit Raya. Sementara Sumpah Pemuda yang langsung berhubungan dengan perjalanan sejarah lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, selain menjadi bagian materi pelajaran Sejarah dan Pendidikan Kewarganegaraan, setiap tahun diperingati dengan upacara bendera di kantor-kator maupun sekolah-sekolah. Celakanya peringatan itu hanyalah sebatas upacara tanpa makna, seremoni tanpa arti dan rutinitas yang tiada berbekas. Jangankan roh dan jiwa Sumpah Pemuda, arti Sumpah Pemuda pun jarang yang peduli. Yang diketahui generasi sekarang tidak lebih dari tanggal dan kalimat yang tertuang dalam Sumpah Pemuda.

pertama Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia
Kedua Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia
Ketiga Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Tampaknya memang sudah menjadi penyakit bangsa ini, tidak bisa mengambil makna dari setiap kejadian besar yang terjadi pada masa lampau. Bangsa ini masih saja suka membeda-bedakan ras, suku bangsa dan agama sebagai pemicu perselisihan sampai permusuhan bahkan peperangan. Disintegrasi menjadi bayang-bayang yang menakutkan mengintai bangsa ini. Bagaimana pemudanya? Payah (walaupun saya yakin tidak semua pemuda payah). Seperti kita saksikan di media massa akhir-akhir ini, tawuran antar mahasiswa di beberapa perguruan tinggi, tindak anarkhis yang hampir selalu menyertai aksi demo, penyalahgunaan narkoba, sex bebas, gaya hidup individualis, hedonis dan tidakan lain yang tidak mencerminkan semangat Sumpah Pemuda dalam memajukan negeri ini. Seharusnya saat ini bangsa ini lebih maju dibandingkan pada masa tahun 1928. Tidak ada moncong meriam dan bedil penjajah yang mengancam memberikan kebebasan dan kemerdekaan untuk berjuang demi bangsa ini. Menyatukan langkah semua komponen bangsa dari berbagai penjuru negeri walau dengan perbedaan suku bangsa, bahasa dan agama. Menunjukkan pada dunia kebesaran negeri ini.
Cak Nun pernah menyindir, "Gajah Mada tidak punya handphone, tetapi bisa menyatukan nusantara, Kita dengan segala kecanggihan teknologi, bisa apa........?" Marilah kita kembali mengobarkan semangat Sumpah Pemuda di dalam hati kita.
Wahai pemuda, ditanganmulah negeri ini akan dititipkan, kepadamulah negeri ini diwariskan, kepadamu juga kunci kejayaan negeri ini diwasiatkan serta dipundakmulah negeri ini akan disandarkan. Bangunlah wahai pemuda dari tidurmu. Semoga Indonesia semakin jaya. amin.
Baca terus >>

TES CPNS 2008



Tidak lama lagi, pemerintah khususnya Departemen Dalam Negeri yang membawahi Pemerintah Daerah akan menyelenggarakan seleksi calon pegawai negeri sipil (seleksi CPNS) untuk tahun 2008. Demi mendengar kabar ini, masyarakat berbondong-bondong dab berduyun-duyun mencari syarat-syarat untuk melamar menjadi calon pegawai negeri. Kantor Departemen Tenaga Kerja penuh dan sesak oleh para pencari kartu yang berwarna kuning. Perguruan tinggi dijejali alumni yang akan legalisir ijazah, kepala sekolah/kepala kantor direpotkan dengan pembuatan dan penandatanganan surat keterangan dan tukang afdruk foto pinggir jalan pun ikut kecipratan rejeki dengan banyaknya orang yang mengafdrukkan fotonya. Pokoknya segala macam persyaratan dari yang njlimet bikin mumet sampai yang remeh temeh dikumpulkan, walaupun syarat yang sebenarnya dibutuhkan mereka juga belum tahu.

Pegawai Negeri memang masih menjadi magnet yang sangat kuat untuk dijadikan pekerjaan primadona para pencari kerja. Betapa tidak, jumlah peserta yang selalu meningkat dari tahun ke tahun menjadi salah satu indikatornya. Tidak juga salah jika mereka ingin menjadi pegawai negeri. Pegawai negeri mempunyai jaminan masa kini dan masa depan, walaupun konon gajinya kecil. Hal ini sangat jauh berbeda dengan bekerja di perusahaan swasta, walaupun gaji mungkin lebih besar, namun tidak punya jaminan terutama pada masa tuanya. Apalagi pada saat ini banyak perusahaan yang kembangnya tidak kempisnya iya, perusahaan yang koleps, perusajaan yang tikarnya digulung, rasionalisasi dan sebagainya, yang intinya karyawan harus (halusnya) dirumahkan. Masa depan yang kurang jelas inilah yang membuat para pencari kerja lebih melirik pegawai negeri sipil.

Sebenarnya masih ada juga alternatif pekerjaan yang menjanjikan, misalnya menjadi petani. Kelihatannya memang tidak bergengsi, tapi perlu diingat, jumlah penduduk dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya selalu bertambah. Yang pasti mereka semua butuh makan, makan makanan yang alami yang dihasilkan oleh para petani, bukan makanan sintetis yang dihasilkan oleh pabrik. Penghasilan petani saat ini tidak selalu kalah dengan pegawai, tinggal bagaimana petani tersebut bisa memanfaatkan pengetahuan dan teknologi serta managemen pertanian yang baik. Banyak kisah petani di media massa yang kaya raya hidup berkecukupan dan harta berlimpah. Tidak salah kiranya jika bertani juga bisa dijadikan mata pekerjaan primadona.

Bagi yang akan mengikuti seleksi CPNS, ya silahkan saja. Bagaimanapun ijazah yang sudah didapat akan lebih bermakna ketika dapat dimanfaatkan dalam dunia kerja. Jerih yang payah selama mengikuti pendidikan akan menuai hasilnya ketika pekerjaan idaman telah dicapai. Persiapan seleksi CPNS selain administratif juga perlu persiapan dalam menghadapi tes CPNS. Dalam tes ini, para calon pegawai akan diuji kemampuan akademiknya. Sangat beruntung jika akhir-akhir ini seleksi CPNS lebih transparan, lebih baik, dan KKN walaupun belum 100% sudah sangat berkurang. Jadi masih ada harapan untuk bisa diterima menjadi pegawai negeri. Semoga saudara-saudara kita yang akan mengikuti tes CPNS dapat berhasil.

Sebagai bahan belajar untuk menghadapi tes CPNS, saya sertakan beberapa contoh soal tes CPNS dan materi CPNS yang saya ambil dari banyak sumber di internet maupun sumber cetak lain, yang dapat anda download pada link di bawah. Semoga bermanfaat.

File yang dapat didownload:
Bahasa Inggris
Bakat Skolastik 1
Bakat Skolastik 2
Bahasa Indonesia 1
Bahasa Indonesia 2
Falsafah Ideologi
Kebijakan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten
Sejarah Nasional Indonesia
Tata Negara
Toefl
amandemen UUD 1945
Soal Campuran
Baca terus >>

27 Oktober 2008

PLURK AND PRAY


Judul diatas mirip dengan postingan saya sebelumnya Plug and play dan plug and pray., tetapi inti permasalahannya memang berbeda. Ketika mengunjungi beberapa blog rekan, saya lihat ada REPLURKBLIK di blognya pak Mar, dan EKSPREPLURK di blognya Pak Sholeh, akhirnya tertarik juga. Setelah sedikit meraba-raba alamat situsnya, akhirnya saya mendaftar di plurk juga.
Kalau dilihat, memang ada kemiripan antara plurk dan shoutbox (atau shout-shout yang lain). Disana bisa memberikan komentar secara bebas, dan pengunjung dapat pula memberikan komentarnya. Memang kedua widget ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk menyambung tali silaturahmi dengan para peselancar di dunia maya.
Yang membedakan (setahu saya) adalah, plurk memberikan pada pemilik akun untuk memberi pernyataan atau pertanyaan pancingan yang akan ditanggapi oleh plurker yang lain pada tema yang telah dibuat pemilik akun. Sehingga pemilik akun dapat dengan mudah mengetahui respon atas sebuah tema yang ia plurkkan. Plurk boleh dibilang sama dengan postingan tetapi dengan kata yang sangat terbatas, dan pembaca dapat merespon dengan memberi komentar.Sedangkan pada shoutbox dan sebangsanya, komentar dan pesan dapat masuk kapan saja dengan tema dan ucapan apa saja secara bebas. Sehingga tidak ada batasan tema pembicaraan.
Perbedaan yang kedua, untuk komentar pada shoutbox dan sebangsanya boleh oleh siapa saja (pada beberapa blog dilengkapi dengan password untuk melindungi diri dari spam), tidak perlu mendaftar (sign in) terlebih dahulu. Pada plurk, yang akan memberi komentar tentunya harus terdaftar sebagai plurker terlebih dahulu.
Perbedaan ketiga, pada shoutbox dan sebangsanya tidak memperdulikan aktifitas komentar yang melintas. Sedangkan pada Plurk, semakin besar aktifitas pada Plurk, maka pemilik akun akan mendapatkan penilaian yang disebut Karma. Semakin tinggi nilai karmanya, berarti plurk tersebut memiliki lalulintas komentar yang tinggi.
Sampai postingan ini saya tulis, karma saya baru mencapai 22,43. Yah.. maklum baru berumur 1 minggu. Saya hanya bisa PLURK and PRAY supaya karmanya makin tinggi.
Baca terus >>

10 Oktober 2008

Air Mata


Yang ada pada gambar di atas, adalah masakan khas dari Temanggung yang bernama empis-empis. Pada dasarnya sama dengan masakan yang lain, dengan racikan bumbu yang standar. Tetapi yang istimewa adalah jumlah lombok yang digunakan. Masakan ini menggunakan lombok sebanyak 2 kg. Telur puyuh, tempe (biasanya tempe bongkrek) hanyalah minoritas. Dapat dibayangkan jika lomboknya sebanyak itu, ketika kita makan pedasnya bukan main. Untuk menahan rasa pedas di lidah dan di bibir, mulut akan menganga untuk mengurangi rasa pedas, dan otomatis Air mata akan segera meleleh.
Disini saya tidak membahas tentang air mata yang menetes karena makan masakan empis-empis tadi. Ketika lebaran, saat yang dinanti-nanti adalah bersilaturahmi dan saling memaafkan. Jujur saja, di antara kita masih banyak yang merasa berat untuk minta maaf setiap saat kita melakukan kesalahan. Biasanya, kumulatif kesalahan selama satu tahun akan dimintakan maaf pada hari raya Idul Fitri.
Banyak sudah orang yang kita jalin silaturahmi, banyak orang kita mintai maaf dan kita beri maaf, rasanya ya biasa-biasa saja. Minta maaf, mengucapkan selamat Idul Fitri, mengucapkan Minal Aidin wal Faizin dengan ekspresi standar, bahkan lebih banyak gurauan dan cengengesan. Tetapi, akan sangat berbeda ketika kita sungkem meminta maaf kepada kedua orang tua kita. Tanpa terasa air mata tidak bisa kita bendung, berlinang diujung-ujung pelupuk mata kita, dan menetes jatuh membasahi bumi. Rasa yang sangat lain. Apakah karena kita memang sangat berdosa kepada orang tua kita? Semoga ini bukan air mata buaya.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa ku terhadap kedua orang tuaku. Bapak, ibu, maafkan anakmu yang banyak salah dan berbuat dosa kepadamu.

Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidzin wal Faizin, Mohon maaf lahir dan batin.
Baca terus >>

27 September 2008

Sekolah Berstandar

Keluar dari mulut harimu, maasuk ke mulut singa. Begitulah kira-kira yang saya alami pada akhir Romadhon tahun ini. Betapa tidak, coba anda bayangkan, setelah satu minggu mengikuti workshop guru pemandu IPA di LPMP Jawa Tengah, 4 hari kemudian, tepatnya pada H-6 menjelang lebaran, saya mendapatkan tugas dari kepala sekolah untuk mengikuti workshop pembinaan sekolah calon SSN (Sekolah Standar Nasional) di asrama haji Donohudan kecamatan Ngemplak, Boyolali. Berangkatpun sudah mulai susah, karena arus mudik sudah mulai merayap disepanjang jalur pantura dan jalur Semarang-Solo. Tempatpun sebenarnya kurang representatif, ditengah tanah lapang, pada siang hari panasnya bukan main, pada malam hari dinginnya bukan main-main, karena angin berhembus kencang bagaikan anakan angin ribut. Tidurpun harus berdesak-desakan dan di tempat tidur tingkat dengan satu asrama berisi 56 peserta, dengan 7 kamar mandi, itupun hanya 3 yang berfungsi. Setiap acara mandi, terjadilah antrian yang panjaaaaaaaaaaaaaang. Urusan buka dan sahurpun ada cerita lain. Untuk masuk ke kantin harus membawa kartu makan. Barang siapa dengan sengaja dan/atau tidak sengaja, lupa membawa kartu makan, petugas di depan ruang makan akan mengusir peserta (aduh.. kejamnya, bulan puasa mau makan saja kok susah ya..). Yang juga tidak kalah menyedihkan, karena workshop diikuti oleh kepala sekolah dengan wakil kepala sekolah atau guru senior, maka tentu pesertanya rata-rata sudah tua-tua, termasuk ibu-ibunya. Tidak ada yang seger-seger.... sekedar untuk cuci mata. Dan yang paling parah, tidak ada fasilitas hotspot dan/atau warnet, sehingga, kegiatan blogwalking, silaturahmi dengan tetangga blog dan baca-baca blog lain tidak dapat berjalan untuk sementara waktu.
Untungnya saya masih ingat, bahwa saya sedang berpuasa. maka, amanat dan tugas negara ini saya jalani dengan sabar, tetap sehat dan tetap semangat. Apalagi ini demi kemajuan sekolah, demi murid-murid. Karena, dengan mengikuti workshop ini, sekolah kami menjadi sekolah calon SSN/sekolah potensial/sekolah formal mandiri, bersama 217 sekolah lain di Jawa Tengah yang mengikuti kegiatan workshop.
Pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan Nasional melalui Permendiknas no 19 tahun 2005 telah menetapkan 8 standar nasional pendidikan (SNP), yaitu:
1. Standar Kompetensi Lulusan
2. Standar Isi
3. Standar Proses Belajar Mengajar
4. Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
5. Standar Sarana dan Prasarana
6. Standar manajemen
7. Standar Pembiayaan
8. Standar Penilaian
Sedangkan sekolah, berdasarkan pemenuhan terhadap ke delapan standar tadi, dibagi menjadi:
1. Sekolah formal standar / potensial / calon SSN
2. Sekolah formal mandiri / SSN
3. SSN dengan keunggulan lokal
4. Sekolah Bertaraf Internasional (SBI)
Sekolah calon SSN adalah sekolah yang masih relatif banyak kekurangan/kelemahan untuk memenuhi kriteria delapan standar nasional pendidikan (SNP). Singkatnya sekolah calon SSN adalah sekolah yang belum memenuhi (masih jauh) dari SNP. Sekolah standar nasional (SSN) adalah sekolah yang sudah atau hampir memenuhi SNP. SSN dengan keunggulan lokal adalah sekolah yang sudah atau hampir memenuhi kedelapan SNP, dengan tambahan keunggulan lokal yang bisa diintegrasikan dalam kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, IPTEK, estetika maupun mata pelajara olah raga jasmani dan kesehatan. Sedangkan sekolah bertaraf internasional (SBI) adalah sekolah yang menyiapkan peserta didiknya berdasar standar nasional pendidikan Indonesia dan tarafnya internasional sehingga lulusannya mempunyai daya saing internasional. SBI disebut juga SNP + X dimana SNP adalah 8 standar nasional pendidikan yang diperkaya dan dikembangkan sesuai dengan standar pendidikan negara maju. Disamping itu lulusannya minimal menguasai penggunaan salah satu bahasa asing secara aktif dan diterima di satuan pendidikan luar negeri yang terakreditasi atau diakui di negaranya.
Semoga sekolah yang sudah menjadi sekolah bersandar benar-benar memperjuangkan agar dapat mencapai standar nasional pendidikan yang diharapkan. Bukan sekedar status yang ditempelkan di depan gerbang sekolah, SMP anu sekolah standar nasional, SMP anu sekolah bertaraf internasional dll. Memang untuk menjadikan sekolah yang memenuhi standar membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya itu merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat sudah ada yang memplesetkan SSN dengan sekolah semakin nyengsarakan, atau SBI dengan sekolah bertarif internasional. Sekarang tinggal bagaimana sekolah, warga sekolah dan masyarakat (orang tua/wali murid) mengemban status sebagai sekolah berstandar.
Baca terus >>

19 September 2008

Akses Internet Gratis


Segala sesuatu yang berbau gratis memang menyenangkan dan banyak yang mencari. Dengan adanya yang gratis, tidak perlu mengeluarkan modal, tidak perlu mengeluarkan biaya tetapi bisa menghasilkan sesuatu. Ringkasnya tanpa output tetapi ada input.
Uang gratis, tentu akan diburu dan diperebutkan. BLT salah satu contohnya. Uang mudah dari pemerintah yang datang begitu saja, yang menginginkannyapun banyak bahkan sangat banyak. Seharusnya dana BLT adalah untuk yang miskin, tetapi yang mampu dan yang kaya juga memaksa untuk mendapatkannya. Sering terjadi mulai adu mulut hingga adu otot antara aparat yang mendaftar BLT dengan warga yang minta BLT. Orang yang mampu dan kaya lebih suka dimiskinkan ketika ada pendaftaran BLT, bahkan mengaku tidak punya apa-apa. Apa yang sebenarnya dimiliki diakui sebagai milik orang lain demi mendapatkan BLT. Sebenarnya kalau mau berpikir jauh, uang BLT bagi tidak akan menjadikan seseorang kaya, yang tidak mendapatkanpun tidak akan jatuh miskin. Karena BLT memang hak orang yang miskin.
Contoh lain adalah waktu pembagian zakat di Pasuruhan. Berita ini menjadi sangat heboh, diberitakan di media cetak maupn elektronik. Bloggerpun banyak yang memposting dengan tema tentang pembaian zakat di Pasuruhan ini. Berita ini menjadi besar karena adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seorang dermawan membagikan zakat kepada fakir miskin. Ia telah melakukannya tiap-tiap tahun. Pada tahun-tahun sebelumnya berjalan biasa saja. Ia tidak membatasi jumlah penerima zakat. Siapa yang datang, mereka akan mendapatkan zakat. Tetapi pada tahun ini, jumlah peminta zakat diluar perkiraan, sangat banyak, sehingga mereka berdesak-desakan. Apa yang tidak diinginkan terjadi, terjadilah. Dua puluh satu (21) orang meninggal dunia dan belasan orang luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. Begitulah potret sebagian (semoga saja sebagian kecil) dari bangsa kita, uang gratis membuat sengsara dan malapetaka.
Tidak hanya uang, dalam dunia teknologi dan informasipun, ternyata sesuatu yang gratis menjadi magnet yang kuat untuk mendorong pengguna teknologi untuk memanfaatkannya. Email gratis, web hosting gratis, web blog gratis, domain gratis, software gratis (walaupun tidak gratis, orang berusaha mencari serial number gratisannya atau mencari software cracker nya), sistem operasi gratis, bahkan akses internetpun maunya yang gratis. Pada saat uang makin menjadi semakin tidak berharga, juga semakin sulit untuk didapatkan, maka mencari sesuatu yang gratis merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan yang dimiliki.
Postingan ini juga dikirimkan atas jasa-jasa yang gratisan itu. Kebetulan dibeberapa tempat di LPMP menyediakan hotspot yang bisa diakses gratis 24 jam nonstop. Lumayan untuk hiburan menghilangkan kejenuhan dan mengalihkan perhatian pada perut yang berusaha memberontak, menuntut adanya suplai tambahan.

NB: Bagi yang kesasar ke blog ini, maunya mencari tips akses internet gratis, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, jika anda harus kecewa tidak mendapatkan apa-apa disini.
Baca terus >>

16 September 2008

Workshop Guru Pemandu


Pada tanggal 16 sampai 19 September 2008 ini, saya mengikuti Workshop guru pemandu IPA di LPMP in service II. Pada saat in service I (bulan Juli), berjalan mulus dan lancar, walaupun untuk aplikasi di lapangan untuk memandu guru bidang studi IPA di Kab. Kendal (juga kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah) belum bisa dilaksanakan, karena terkedala masalah biaya. Kegiatan ini sebenarnya adalah untuk melaksanakan proposal kegiatan yang telah diajukan dengan dana 12,5 juta per proposal. Tetapi untung tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak (si Untung sedang tidak enak badan, Malang terlalu jauh dari Kendal), dana tersebut tidak dapat dicairkan.
Yang sangat istimewa dari workshop kali ini adalah pelaksanaannya yang bertepatan dengan bulan Puasa. Sebagaimana umumnya kita ketahui, pada bulan ini, karena asupan energi kimia dari bahan-bahan makanan yang kita makan berkurang, otomatis kinerja dari tubuh mengalami penurunan. Pada bulan selain bulan Puasa saja, kalau mengikuti pelatihan, workshop, seminar dll, pada siang hari mata terasa berat, lengket, maunya tidur. Apalagi bulan puasa, siang rasanya menjadi semakin panjang dan berat. Baru kali ini mengikuti kegiatan yang sedemikian menguras tenaga, pikiran dan perasaan. Kesabaran, ketahanan dan keimanan sungguh sedang diuji.
Ya Allah, berilah kekuatan untukku agar dapat mengikuti kegiatan workshop ini dengan baik. Bukakan mata dan pikiranku untuk mengikuti semua materi yang diberikan oleh para widya iswara dan instruktur. Jadikan apa yang saya terima ini menjadi ilmu yang bermanfaat, tidak hanya untuk diriku sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Saya sadar dengan sesadar-sadarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun, bahwa menimba ilmu apalagi di bulan Puasa ini banyak pahalanya. Jangan sampai kulewatkan pahala yang menari-nari didepan mataku ini.
Baca terus >>

12 September 2008

Hari Baik


Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang enggan untuk melaksanakan upacara pernikahan pada bulan Sura/Muharram. Upacara pernikahan paling banyak adalah pada bulan Maulud dan bulan Ruwah/Sya'ban. Bulan Sura bagi sebagian masyarakat adalah bulan yang tidak baik untuk melaksanakan pernikahan. Sementara pada bulan Ruwah/Sya'ban dan Maulud itu afdol untuk mengadakan upacara tasyakuran pernikahan.
Pernikahan, membangun rumah, memulai suatu usaha, khitan dan lain-lain merupakan contoh kegiatan yang penting dalam kehidupan seseorang, karena, dampak dari kegiatan tersebut akan berlanjut hingga beberapa tahun atau bahkan sepanjang hidup. Kegiatan-kegiatan seperti ini, oleh sebagian orang tidak boleh dilaksanakan secara sembarangan. Mulai dari persiapan, pendanaan, tenaga, uba rampe bahkan hari pelaksanaanpun harus diperhitungkan secara cermat dan teliti. Bagi sebagian orang yang lain menganggap bahwa semua hari itu baik, semua bulan itu baik. Tidak salah memang, tetapi untuk dikatakan betulpun juga belum bisa. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita tentu sudah akrab dengan waktu/hari yang terbaik diantara hari-hari /waktu-waktu yang baik. Sebagai contoh, waktu yang baik untuk berdoa adalah pada saat tengah malam menjelang subuh, diantara 7 hari ada satu hari yang istimewa yaitu hari Jum'at, diantara 12 bulan terdapat bulan yang sangat istimewa, bulan yang penuh barokah dan ampunan yaitu bulan Romadhon. Bahkan ada 1 malam pada bulan Romadhon yang sangat luar biasa istimewa karena 1 malam tersebut sama dengan waktu 1000 bulan atau 83,33333 tahun.
Jadi, tidak perlulah kita mempersoalkan jika ada saudara kita yang sangat peduli dengan hari baik. Karena diantara yang baik selalu ada yang terbaik. Diantara wanita yang cantik ternyata ada satu yang paling cantik yaitu istri kita (mungkin, jika bukan, berarti lampu merah untuk anda). Diantara berjuta bintang yang indah, ternyata hanya satu bintang yang paling indah, yaitu matahari. Diantara sekian banyak angka, ada angka yang istimewa yaitu angka 9 (angka berapapun jika dikalikan 9 selalu menghasilkan angka yang jumlahnya sama dengan 9), diantara makanan pokok, ada yang paling istimewa buat sebagian besar bangsa kita yaitu nasi. Diantara banyak tombol huruf pada keyboard, ada 3 tombol huruf yang istimewa, yaitu F, J dan 5, karena pada tombol huruf/angka tersebut terdapat tanda khusus berupa tonjolan berbentuk garis di bagian bawah, diantara tombol-tombol angka pada keypad hape, ada satu tombol yang dibuat lain dari yang lain yaitu pada angka 5 yang diberi tanda khusus berupa titik yang timbul/menonjol. Diantara jari-jari tangan kita, ada yang istimewa yaitu jempol/ibu jari, jika kita acungkan pada orang lain, maka orang tersebut akan tersenyum bangga, lain halnya jika yang kita tunjukkan adalah jari tengah tangan kita, bisa jadi kita babak belur dipukuli. Saya sengaja memberi contoh yang banyak dengan tujuan supaya postingannya panjang (yang pendek saja dibawa ke Mak Erot supaya panjang) Tentunya masih banyak contoh-contoh yang lain.
Baca terus >>

07 September 2008

Nama


Apalah arti sebuah nama. Demikian kata Shakespeare dalam puisinya. Judul ini berawal dari kelahiran putra teman saya. Sebagai putra pertama, sudah barang tentu kedua orang tuanya sangat bahkan amat bangga. Apalagi sang putra sangatlah tampan dan berkulit bersih.
Sudah menjadi kuajiban orang tua untuk memberi nama pada putra putrinya. Agama menganjurkan untuk memberikan nama yang baik. Karena dengan nama yang baik, yang disebutkan berulang-ulang didepan si anak, akan menjadi doa bagi masa depan anak tersebut. Teman saya tersebut mulai mencari nama yang baik. Ia lihat buku daftar nama-nama, kurang puas ia amati daftar nilai murid-muridnya, kurang puas lagi ia lihat buku telepon, barangkali ada nama yang sesuai dan cocok dengan keinginannya, tetapi masih nihil. Teringat pada pamannya yang di Amerika, yang bernama paman Google, maka iapun mulai googling, meluncur kesana dan kemari, barangkali menemukan nama yang tepat untuk putranya. Akhirnya, nama yang dicaripun ketemu, dan disematkan sebagai nama putranya.
Saat ini memang nama berpengaruh bagi si anak sendiri. Nama tidak cukup hanya baik maknanya, lebih dari itu juga harus mengikuti trend yang berkembang pada masanya. Sebaik apapun nama seorang anak, tetapi jika tidak sesuai dengan trend jamannya, akan membuat anak merasa minder, rendah diri dan tidak pede dalam pergaulannya. Sebaliknya, nama yang trendy tetapi tidak mempunyai makna dan arti yang baik, akan menjadikan beban bagi anak tersebut kelak di kemudian hari. Pada jaman dahulu kala, nama orang biasa diambil dari nama binatang yang menunjukkan kekuatan atau keperkasaan. Contohnya Gajah Mada, Mahesa Jenar, Kebo Ijo, dll. Kemudian di desa-desa sebelum berkembangnya era teknologi informasi biasa menggunakan nama-nama yang mudah, sederhana, konvensional dan sangat lugu seperti (in alphabelical order) Bejo, Bendol, Besar, Bugel, Cendol, Ciblek, Crobo, Cuplis, Duladi, Ganjel, Gaplek, Geneb, Ginem, Jimo, Jono, Joyo, Jumadi, Jumar, Juminem, Kapri, Karman, Karmin, Kasmo, Kemis, Kliwon, Kuat, Kunthet, Kuriman, Luwih, Mani, Ngatinem, Ngatini, Ngatiyem, Pahing, Paidi, Paimo, Patmo, Pon, Rebo, Rejeb, Ribut, Ruwah, Ruwet, Sapar, Sarengat, Sarjono, Sarmini, Satu, Sawal, Senin, Slamet, Sugeng, Sugik, Sujinah, Surat, Suro, Suyat, Temu, Tuginem, Tuginem, Tugiyem, Tumbu, Turah, Untung, Uplik, Urip, Wage, Wagiyo, Waras dan lain-lain.
Sementara nama-nama yang sedang trend saat ini untuk nama antara lain (in alphabetical order) Andy, Aries, Ary, Arya, Benny, Bob, Boby, Brury, Carly, Catty, Clara, Dedy, Dimas, Dody, Dona, Doni, Dora, Elly, Erni, Ery, Fandy, Farah, Fery, Hani, inge, inggrid, jhony, Lany, Leony, Lidya, Mike, Mince, Nancy, Raymond, Renaldi, Robert, Robet, Susi, Tania, Tony, Ussy, Vony, Weny, Yanuar dan masih banyak lagi.
Bagi orang-orang yang lahir sebelum eranya e titik-titik (e-learning, e-goverment, e-banking e-tc), dengan nama-nama yang sangat konvensional dan sudah out of date, untuk menambah kepercayaan diri, dengan mengambil bagian dari nama konvensional yang terdengar lebih moderen. Sebagai contoh namanya Tuginem panggilannya Ugi', Rebo dengan Boy, Jono dengan John, Sujinah dengan Ina dan lain-lain tergantung dari kreatifitas dan imajinasi masing-masing orang. Ada juga yang merasa namanya kurang marketable, kemudian mengganti namanya agar lebih marketable, bisa mendatangkan profit seperti yang banyak dilakukan oleh para artis.
Sebenarnya masih banyak yang bisa dikupas tuntas mengenai nama, akan tetapi saya tidak kupas tuntas untuk memberi kesempatan kepada blogger lain untuk membuat tema sama dengan kajian dan sudut pandang yang berbeda. Misalnya mengapa orang Jawa saat membuat nama harus pakai bubur merah, mengapa jika ada anak sakit-sakitan namanya harus diganti dan lain-lain.
Baca terus >>

25 Agustus 2008

REKAMAN


Masuk dapur rekaman merupakan harapan seorang penyanyi, entah penyanyi pop, ndangdut, jazz, rock, campursari maupun aliran musik yang lain. Seorang penyanyi akan disebut penyanyi profesional manakala ia sudah mengeluarkan album rekaman. Sebaliknya, penyanyi yang belum menghasilkan album rekaman masih disebut penyanyi amatir. Album rekaman yang sukses di pasaran secara otomatis akan mendongkrak nama si artis, sekaligus akan mendongkrak nilai kontrak, royalti, serta harga si artis. Masuk dapur rekaman merupakan impian dan cita-cita setiap penyanyi.
Berlawanan arah 180 derajat dengan penyanyi, pejabat dan pengusaha korup, justru akan sangat ketakutan dengan rekaman. Masih ingat kasus Artalita dan jaksa Urip, atau kasus pembicaraan suami artis dangdut Kristina dengan lewat telepon yang bersifat sangat rahasia direkam. Studio rekamannya bernama KPK. Peralatan rekaman para pejabat ini harganya sangat mahal, jauh lebih mahal dari peralatan studio rekaman umumnya, dan tidak semua orang/lembaga dapat memiliki peralatan ini. Tetapi, hampir tidak ada orang yang mau direkam pembicaraannya oleh KPK. Mereka akan dipermalukan didepan semua orang oleh pembicaraan/omongan mereka sendiri.
Rekaman pembicaraan telepon oleh menjadi momok bagi mereka yang berbuat "menyimpang". Apa yang dibicarakan dan yang telah terekam itu bisa menjadi alat bukti yang sah dan kuat di pengadilan. Sangat sulit mengingkari bukti tersebut, karena KPKpun tidak menjadikan rekaman pembicaraan telepon satu-satunya alat bukti, tetapi didukung pula oleh alat bukti lainnya. Untuk itulah, para pejabat, pengusaha yang korup, mestinya harus berhati-hati jika melakukan pembicaraan yang berhubungan dengan penyelewengan keuangan negara lewat telepon. Karena apa yang dibicarakan akan diperdengarkan lagi di pengadilan. Bagi yang tidak pernah berurusan dengan penyelewengan uang negara, tidak usah khawatir, KPK tidak akan sembarangan menyadap pembicaraan telepon.
Sebenarnya, semua umat manusia harus juga selalu waspada, tidak peduli pejabat atau rakyat, kaya atau miskin, siapa saja akan direkam semua tingkah laku dan ucapan kita, sejak dalam kandungan ibu kandung sampai masuk ke dalam kandungan ibu pertiwi, tentunya bukan oleh KPK. Hasil rekaman ini akan dipertunjukkan kepada semua mahluk, tidak hanya berupa suara, tetapi juga gambar (bisa jadi gambar 3 demensi). Jika perbuatan kita buruk, maka juga akan terlihat semua keburukannya, jika perbuatan kita baik, akan tampak pula kebaikannya. Hasil penilaian dari rekaman ini yang akan digunakan sebagai tiket untuk masuk ke surga atau ke neraka.
Kita tentu tidak mau dipermalukan di depan semua mahluk pada hari perhitungan kelak. Maka, marilah kita selalu berbuat dan berucap yang baik, karena, perbuatan dan ucapan kita akan selalu direkam,
Baca terus >>

20 Agustus 2008

Hidoep Ataoe Mati


Slogan ini sering kita baca dengar lihat di berbagai media yang bercerita tentang perjuangan para pejuang dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara INDONESIA. Hidoep merdeka adalah impian bangsa ini, lepas dari jeratan belenggu penjajah yang serakah menjarah hasil jerih payah bangsa INDONESIA. Hidoep merdeka berarti bebas menentukan nasib, menentukan masa depan lepas dari kemauan para penjajah. Hidoep merdeka berarti segala sumber daya yang ada di negeri ini, demi kemakmuran bangsa.
Jika tidak dapat hidoep merdeka, maka lebih baik mati berkalang tanah, memperjuangkan keyakinannya, kesetiaannya, juga nama baiknya sebagai bangsa. Mati raganya, bukan berarti mati semangatnya.
Demikian besar pengorbanan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita maupun yang belum gugur dan hidup sengsara. (beberapa kali di TV ditayangkan kisah hidup para pejuang yang sengsara di masa tuanya). Apakah slogan hidoep ataoe mati masih relevan di masa sekarang ini? Jawabannya tidak, sekarang slogan itu sudah diganti koeroepsi ataoe mati. Jika ingin tetap hidup ya harus koeroepsi, jika tidak, ya bakal mati. Baca di radio, dengarkan di koran, juga di media lain, pejabat-pejabat yang sudah di gaji besar dari uang rakyat, ternyata masih koeroepsi. Koeroepsi menjadi budaya. Yang tidak koeroepsi harus bersiap untuk mati.
MERDEKA..........................
Ya Allah, ampunilah bangsaku yang bejat ini.
Baca terus >>

Prosesor vs Otak


Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak lepas dari perkembangan komputer. Perkembangan komputer tidak lepas dari perkembangan prosesor. Beberapa dari kita mungkin masih ingat, komputer yang beredar dengan prosesor 8080, kemudian disusul 8086, untuk menyalakan saja kita harus menunggu, padahal pengecekan RAM hanya sebesar 640 Kb. kemudian muncul prosesor 286, 386, 486, 586, Pentium 1, Pentium 2, Pentium 3, Pentium 4, Dual core, Core 2 duo, dan banyak seri prosesor buatan selain Intel seperti dari AMD dan lain-lain.
Fungsi dari prosesor sendiri sesuai dengan namanya yaitu memproses. menurut wikpedia, Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi. Proses yang dilakukan oleh prosesor hanyalah sebatas melakukan perhitungan aritmatik dan logika, sesuai dengan tipe data yang diolah yaitu data biner yang berupa angka 1 dan 0. Perhitungan aritmatik adalah perhitungan yang melibatkan operator aritmatik seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, akar dan pangkat. Perhitungan logika adalah perhitungan yang melibatkan operator logika seperti AND, OR, NOT dll.
Data yang diperoleh prosesor berasal dari perangkat input seperti keyboard, mouse, scanner, mikropon, kamera, dan lain-lain. Data input kemudian diproses oleh prosesor, selanjutnya akan diteruskan ke media penyimpan data atau ke perangkat output yang berupa monitor, printer, speaker dan lain-lain. Karena kemampuan prosesor hanya memproses, tetapi tidak bisa menyimpan apa yang diproses, maka diperluakan komponen lain untuk menyimpan data-data yang telah diproses. Komponen tersebut adalah RAM (random access memory) dan DSU (data storage unit). RAM mempunyai kemampuan menyimpan data dengan kecepatan baca tulis yang tinggi, tetapi hanya dapat menyimpan data selama mendapat daya listrik. Begitu listrik padam, data yang tersimpan dalam RAM otomatis akan hilang. Untuk menyimpan data dalam waktu lama dan tidak bergantung pada ada tidaknya daya listrik, diperlukan DSU. DSU dapat berupa harddisk, flashdisk, CD, DVD, disket (sudah tidak begitu lazim), pita magnetik dll.
Bagaimana dengan manusia. Manusia memerlukan organ yang bisa mengkoordinasi seluruh tubuh, memproses input yang masuk, menerjemahkan input dan menyimpan informasi yang diperolehnya atau meneruskan ke organ yang lain sebagai efektor. Organ tersebut bernama otak. Otak manusia dibagi menjadi 3 yaitu otak depan/besar (cerebrum), otak tengah (mesensefalon) dan otak kecil (cerebellum). Otak depan berfungsi sebagai pusat penglihatan, pendengaran, pengaturan kulit dan otot, pusat perkembangan, kecerdasan dan ingatan. Otak tengah untuk mengatur pusat refleks mata, pengaturan suhu, keseimbangan cairan tubuh, metabolisme lemak, tekanan darah, tidur dan selera makan. Otak kecil untuk koordinasi gerakan otot sadar dan keseimbangan. Otak memproses input yang berasal dari mata, telinga, kulit, hidung maupun lidah. input tersebut kemudian diproses dan diterjemahkan untuk kemudian bisa disimpan atau diteruskan ke organ tubuh yang lain.
Manakah yang lebih canggih, otak atau prosesor?
Banyak orang yang menganggap bahwa prosesor itu sangat canggih dan hebat. Memang tidak sepenuhnya salah, karena dengan adanya prosesor komputer, maka perhitungan yang sangat kompleks dan banyak dapat diselesaikan dengan cepat dan akurat, yang mungkin tidak dapat dilakukan manusia tanpa bantuan alat. Juga dalam penyimpanan data, data yang jumlahnya sangat banyak bisa tersimpan dengan baik, rapi, dan relatif permanen. Pencarian data yang tersimpan juga mudah dan cepat. Tetapi tahukan anda? Bahwa pada umumnya manusia baru menggunakan 12% dari kemampuan otak/pikirannya. Kemanakah yang 82%? Cara kerja pikiran menurut Adi W Gunawan dalam bukunya The Secret of Mindset, dibagi menjadi 2:
1. Pikiran sadar (conscious) sebesar 12% yang fungsinya:
a. membandingkan
b. mengidentifikasi informasi yang diterima
c. menganalisa
d. memutuskan
2. Pikiran bawah sadar (subconscious) sebesar 88% berfungsi menangani:
a. kebiasaan
b. emosi
c. memori jangka panjang
d. kepribadian
e. motivasi
f. kreativitas
g. persepsi
h. belief/value
Untuk memahami tentang pikiran bawah sadar ini, silahkan cari informasi pada kakek google, buku-buku atau mengikuti seminar-seminar tentang hypnosis, NLP, LOA dll.
Jelas sekali bahwa otak manusia jauh lebih hebat dari prosesor tercanggih sekalipun.
Baca terus >>

13 Agustus 2008

Plug and Play dan Plug and Pray



Sistem operasi pada saat ini sudah semakin canggih dan mempermudah pemakainya. Tampilannya juga semakin user friendly karena sudah graphical user interface. Yang lebih memanjakan pemakainya lagi adalah kompabilitas dengan perangkat tambahan. Untuk menambah perangkat, pemakai tidak terlalu repot dengan masalah instalasi softwarenya. Begitu ditancapkan, sistem operasi
langsung akan mengenali dan mencocokkan dengan database driver yang dimilikinya. Kalau tidak ada bawaan sistem operasi,pemakai tinggal memasukkan cd drivernya, selanjutnya urusan sistem operasi yang akan menangani, istilahnya Plug and Play. Tentunya akan sangat berbeda sekali ketika sistem operasi masih berbasiskan teks. Untuk penambahan perangkat perlu instalasi software yang rumit bagi sebagian besar pemakai komputer.

Plug and Play menurut ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia Wikipedia adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada fitur di komputer yang memperbolehkan suatu perangkat ditambahkan ke sistem komputer tanpa perlu untuk melakukan konfigurasi ulang atau instalasi device driver secara manual, dalam bahasa yang lebih sederhana tancapkan dan mainkan. Perangkat yang ingin kita tambahkan pada PC tinggal ditancapkan entah itu di slot PCI, PCI express, slot VGA, ISA, USB, IEEE dan lain-lainnya. Perangkat yang bisa ditambahkan misalnya printer, scanner, flashdisc, kamera digital, camcoder digital, sound card, vga card, modem, tv tuner internal atau external, web cam, LAN card, perangkat wireless, dan lain-lain. Sistem operasi akan segera mengetahui adanya penambahan perangkat, untuk selanjutnya melakukan instalasi secara otomatis.

Manusia sebagai mahluk hidup, salah satu cirinya adalah dengan melakukan reproduksi (kok tidak ada hubungannya dengan paragraf diatas ya..?). Reproduksi pada manusia terjadi secara generatif, artinya harus melalui proses fertilisasi atau pembuahan yaitu bertemunya sperma dengan sel telur. Fertilisasi pada manusia terjadi secara internal atau terjadi di dalam tubuh wanita, maka dari itu, supaya sperma bisa masuk ke dalam tubuh wanita, maka perangkat reproduksi laki-laki dibuat oleh Allah SWT sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk memasukkan sprerma ke dalam tubuh wanita. Untuk melakukan reproduksi, tentunya laki-laki tinggal menancapkan (plug) perangkatnya ke dalam tubuh wanita lalu mainkan (play).

Pada proses reproduksi manusia, tidak hanya butuh Plug and Play, tancapkan dan mainkan, tetapi juga membutuhkan Plug and Pray (istilah ini saya dapatkan waktu mengikuti pelatihan CMT). Artinya, ketika sudah ditancapkan ya jangan hanya play atau
dimainkan saja, tetapi juga jangan lupa disertai dengan pray atau doa. Doa sebelum, selama (kira-kira bisa nggak ya, play sambil pray.. :b Nek sudah kadung penak, biasanya lupa? ) melaksanakan reproduksi. Semoga dengan Plug and Pray, akan dihasilkan keturunan, generasi penerus yang cerdas, tangkas, beriman dan berbudi pekerti luhur, amin.
Baca terus >>

11 Agustus 2008

Olimpiade Pertama di Athena

Ketika melihat tontonan Olimpiade Musim Panas Beijing 2008, pikiranku melayang, jauh, melayang jauh seperti lagu jazz tahun 80 an (penyanyinya saya lupa). Yang terlintas dipikiranku adalah ketika aku duduk di bangku, eh kursi SMP 1 Temanggung (kalau duduk di bangku tidak sopan, tau..) diajar oleh bapak guru olah raga yang kebetulan ceking (maaf pak guru, namanya lupa, bukannya tidak mau mengingat, tetapi memang kapasitas otak saya mungkin cuma 10 Gb), pak guru ini bercerita tentang olimpiade yang pertama di Athena.

Menurut pak guru, olimpiade merupakan bagian persembahan bagi para dewa. Semua atlitnya laki-laki. Yang lebih heboh lagi, semua atlitnya telanjang bulat, polos, tanpa sehelai benangpun yang menempel di tubuh. Pikiran kotorku membayangkan, bagaimana atlit lari, sepak bola, dan cabang olah raga lain yang ada unsur lainnya, ketika berlari, benda keramatnya terlempar kekanan dan kekiri, jika loncat-loncat, akan menyabet ke atas dan kebawah. Mestinya akan bikin mules. Belum lagi kalau pas bertanding, ada penonton cewek yang seksi, entah apa yang akan terjadi.Sayangnya/untungnya sekarang semua atlit harus menutup aurotnya, lha kalau tidak, wuihh.. jangan dibayangkan ya..

Baca terus >>

10 Agustus 2008

Jacky Chan


Siapa yang tidak suka nonton filem? Pada jadul (jaman dulu), untuk nonton film harus ke gedung bioskop, harus berdesak-desakan antri, bahkan saat midnite sekalipun. Maklum, TVRI saat itu , sangat pelit untuk menyiarkan filem. Lebih suka menyiarkan klompencapir, wawancara dan lain-lainnya yang monoton. VCD juga belum ada, kaset beta hanya dimiliki oleh golongan the have.

Saat ini, filem bertebaran dimana-mana. Di TV swasta, tiap malam pasti ada filem, dari yang sudah usang sampai filem box office terbaru. Mau nonton VCD juga mudah dan murah, apalagi kalau vcd nya bajakan. Gedung bioskop?.... sekarat. Berbagai jenis filem dari berbagai negara dengan sangat mudah dapat dinikmati kapan saja, dimana saja, oleh siapa saja, dari yang tua sampai anak-anak.

Bagi para wanita akan lebih menyuki filem drama yang mengharu biru, romantis, menguras air mata, penuh rengekan, cinta, benci, kecemburuan, kelicikan, intrik, rebutan warisan dan lain-lain. Anak-anak lebih suka filem-filem animasi, kartun, boneka yang lucu-lucu dan sebagainya. Pria lebih suka filem yang bertema action, perang, detektiv dan sebagainya

Dengan mudahnya kita menikmati filem, kapan saja dan dimana saja, tentunya membuat filter kepantasan filem ditonton berdasarkan usia menjadi hilang. Filem dewasa bisa saja ditonton oleh anak-anak. Filem action yang penuh perkelahian dan pertempuran sering ditonton juga oleh anak-anak. Buruknya adalah anak-anak akan mengadopsi apa yang dilihat untuk ditirukan saat bermain dengan teman-temannya. Sulit untuk memberikan penjelasan bahwa apa yang ada dalam filem hanyalah acting, bukan kejadian yang sebenarnya.

Dari sekian banyak filem, yang paling menarik adalah filem-filemnya Jacky Chan. Menarik karena setiap akhir filem selalu ditampilkan pengambilan gambar yang gagal. Disana kita bisa menjelaskan kepada anak-anak kita bahwa apa yang terlihat hanyalah bohong-bohongan. Ketika action kelihatan sangar dan tidak bersahabat, tetapi ketika terjadi kesalahan, mereka akan tertawa bersama-sama. Anakpn tahu, ternyata mereka sebenarnya berteman.

Sungguh menyenangkan bagi orang tua, jika semua filem bisa menunjukkan kejadian sebenarnya, sehingga penjelasan kepada anak menjadi mudah. Kapan semua filem terutama action akan meniru filem-filemnya Jacky Chan?
Baca terus >>

09 Agustus 2008

Olimpiade Beijing 2008


Hari ini, ketika membuka internet explorerku yang pertama, Google adalah home page ku. Ada sesuatu yang lain dari gambar logo google dibanding hari-hari yang lalu. Logo Google dengan dengan o sebanyak 5 yang dirangkai dengan warna merah, hijau, kuning, biru dan hitam didalam bendera yang dibentang oleh empat atlit kartun dengan satu atlit didepan membawa obor. Yah itulah bendera Olimpiade dengan O yang mewakili 5 benua, biru Eropa, merah Amerika, Kuning Asia, Hijau Australia dan Hitam Afrika. Ketika kursor parkir di atas logo, tampil kotak tips kuning bertuliskan Olimpiade Beijing 2008. Jika di klik akan ditampilkan hasil penelusuran oleh paman google, semua tentang Olimpiade Beijing 2008.

Beijing adalah ibu kota negara China, Negara dengan penduduk terbesar didunia, memiliki peradaban yang sungguh di luar kebiasaan. Ada tembok besar China yang panjangnya berkilo-kilometer (katanya, saya sendiri belum pernah kesana) yang dibangun pada zaman dahulu kala, dimana teknologi masih sangat dan amat sederhana. Bangsa China juga yang pertama menemukan kertas, teknologi cetak, bahan peledak, dan lain-lain, pokoknya banyak. Sehingga tidak mengherankan jika nabi Muhammad SAW pernah memerintahkan untuk menuntut ilmu walaupun sampai ke negeri China, karena memang China merupakan gudangnya ilmu pada saat itu.

Kembali ke urusan olimpiade. Berkali-kali China mengikuti olimpiade, dan pundi-pundi emas China selalu penuh. Atlit-atlit mereka hampir selalu ada di setiap even olah raga, dan hampir selalu memperoleh mendali pada setiap cabang olah raga yang digelutinya. China memang raksasa di segala bidang tidak terkecuali olah raga. Atlit-atlitnya sangat berbakat dan bersemangat, memperjuangkan harumnya nama bangsa. Apalagi tahun ini sebagai tuan rumah. Tentu mereka tidak akan main-main. Juara umum pasti sudah menjadi targetnya.

Lepas dari kekaguman prestasi bangsa China, bagaimana dengan prestasi bangsa kita? Indonesia juga merupakan negara dengan penduduk terbanyak (keberapa ya, saya kok lupa). Akan tetapi, mencari atlit olah raga yang dapat mendulang emas di arena olimpiade sulitnya seperti mencari jerami di tumpukan jarum. Sulitnya minta ampun, ampunnya sampai diminta-minta. Dapat medali hanya dari bulu tangkis yang kebetulan dipertandingkan. Coba dulu waktu belum bulu tangkis belum dipertandingkan, dapat apa hayo..... Mengapa bisa begini. Jika jumlah penduduk Indonesia katakanlah seperempat jumlah penduduk China, mestinya medali yang diperoleh bangsa kita seperempat medali yang diperoleh China. Tapi, yang kita peroleh tidak lebih dari jumlah jari satu tangan kita.

Ampunilah bangsaku ini ya Allah... bangsa sebesar ini tapi prestasinya sekecil ini.

Ayo atlit-atlit Indonesia di Olimpiade Beijing 2008, berusahalah, berjuanglah sampai tetes keringat yang terakhir, sampai napas yang terdalam, sampai tenaga yang penghabisan. Doaku menyertaimu, semangatku menguntitmu. Persembahkan medali untuk ulang tahun bangsaku, yang ke 63. MERDEKA..................
Baca terus >>

06 Agustus 2008

Pelatihan TIK dalam Pembelajaran

Capek juga mengikuti pelatihan ini, 3 hari non stop dari pukul 07.00 sampai dengan 17.00. Setiap pulang pelatihan, anak dan istri langsung dikaryakan untuk mijiti seluruh tubuh ini. Untung cuma 3 hari, bayangkan kalau pelatihannya sampai 7 hari 7 malam, tidak akan terbayangkan apa yang terjadi pasti terjadilah. Sebagai guru yang biasa ngomong, memang susah untuk mendengarkan orang ngomong. Lebih mudah ngomong daripada diomongi. Ketika narasumber ngomong, waduuhhhh, mata ini bagaikan dibebani oleh berbagai macam alat berat di pelupuk mata, diikat tali laso, dilem pakai alteco dan lain-lain. Maafkan saya ya bu Cahyo (Senior Trainer).
Untungnya, pelatihan dilaksanakan di sebuah SMK yang representatif, di ruang laboratorium yang walaupun tidak full AC tetapi tetep adem, yang lebih heboh lagi adalah full internet. Hitung-hitung ngirit anggaran daripada harus ke warnet. Seharian bisa browsing, surfing (sama ya?), kirim-kirim email, donlot, bahkan kirim postingan ke blog. Suasana membosankan berubah 600 derajat (ora memper) menjadi menyenangkan. Sayangnya bukan senang dengan materi pelatihan tapi cenderung senang berinternetnya itu. (Payah tenan, dibiayai negara kok begitu ya). Kami seperti anak kecil saja, jika diberi mainan, lupa yang lain. (semoga ini tidak menjadi dendam kesumat nara sumber pada peserta pelatihan).
Dalam pelatihan ini saya juga mendapat kawan baru, pakar serta bos-bos blog dari Kendal seperti Pak Sawali, Pak Marsudiyanto, Pak Sunarto, Pak Yosi dan lain-lain yang tidak dapat kami sebutkan 1 per satu, dua per dua, tiga per tiga dan seterusnya. Sungguh bersyukur, jika dibalik rasa penat, lelah, capek, bosan, suntuk, ngantuk ada banyak hikmah dibalik semua itu.
Baca terus >>

27 Juli 2008

Memulai

Memulai tidak semudah melanjutkan. Memulai membutuhkan keberanian, nyali, tekad, dan lain-lainnya yang tidak dapat saya sebutkan disini (mohon anda sudi mencarinya sendiri). Banyak orang yang takut memulai. Penyebabnya takut jika yang dikerjakan itu gagal, jelek hasilnya, ditertawakan orang lain, merasa tidak pantas dikonsumsi khalayak dan lain-lainnya yang tidak dapat saya sebutkan disini (mohon anda sudi mencarinya sendiri). Takut memulai juga bisa karena belum ada orang yang mencoba, sudah ada yang mencoba tetapi gagal, tidak yakin dengan kemampuan sendiri dan lain-lainnya yang tidak dapat saya sebutkan disini (mohon anda sudi mencarinya sendiri).
Saudaraku, marilah kita mulai apa yang ingin kita mulai sepanjang yang kita mulai ini baik secara umum. Janganlah kita takut akan bayangan kita sendiri, pikiran kita sendiri, kemampuan kita sendiri dan lain-lainnya yang tidak dapat saya sebutkan disini (mohon anda sudi mencarinya sendiri). Apa yang kita ingin lakukan tidak akan pernah terlaksana tanpa kita mau untuk memulai.
Jika kita sudah bisa memulai, maka kelanjutannya akan menjadi begitu mudah. Melanjutkan jauh lebih mudah dibandingkan dengan memulai. Bahkan banyak yang tidak bisa menghentikan apa yang sudah mereka mulai.
Saudaraku, marilah kita mulai beribadah dengan lebih baik, mulai berperilaku yang baik, mulai bertutur kata yang baik, mulai bersikap yang baik, mulai membuat blog yang bermanfaat dan lain-lainnya yang tidak dapat saya sebutkan disini (mohon anda sudi mencarinya sendiri).
Baca terus >>