13 Agustus 2008

Plug and Play dan Plug and Pray



Sistem operasi pada saat ini sudah semakin canggih dan mempermudah pemakainya. Tampilannya juga semakin user friendly karena sudah graphical user interface. Yang lebih memanjakan pemakainya lagi adalah kompabilitas dengan perangkat tambahan. Untuk menambah perangkat, pemakai tidak terlalu repot dengan masalah instalasi softwarenya. Begitu ditancapkan, sistem operasi
langsung akan mengenali dan mencocokkan dengan database driver yang dimilikinya. Kalau tidak ada bawaan sistem operasi,pemakai tinggal memasukkan cd drivernya, selanjutnya urusan sistem operasi yang akan menangani, istilahnya Plug and Play. Tentunya akan sangat berbeda sekali ketika sistem operasi masih berbasiskan teks. Untuk penambahan perangkat perlu instalasi software yang rumit bagi sebagian besar pemakai komputer.

Plug and Play menurut ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia Wikipedia adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada fitur di komputer yang memperbolehkan suatu perangkat ditambahkan ke sistem komputer tanpa perlu untuk melakukan konfigurasi ulang atau instalasi device driver secara manual, dalam bahasa yang lebih sederhana tancapkan dan mainkan. Perangkat yang ingin kita tambahkan pada PC tinggal ditancapkan entah itu di slot PCI, PCI express, slot VGA, ISA, USB, IEEE dan lain-lainnya. Perangkat yang bisa ditambahkan misalnya printer, scanner, flashdisc, kamera digital, camcoder digital, sound card, vga card, modem, tv tuner internal atau external, web cam, LAN card, perangkat wireless, dan lain-lain. Sistem operasi akan segera mengetahui adanya penambahan perangkat, untuk selanjutnya melakukan instalasi secara otomatis.

Manusia sebagai mahluk hidup, salah satu cirinya adalah dengan melakukan reproduksi (kok tidak ada hubungannya dengan paragraf diatas ya..?). Reproduksi pada manusia terjadi secara generatif, artinya harus melalui proses fertilisasi atau pembuahan yaitu bertemunya sperma dengan sel telur. Fertilisasi pada manusia terjadi secara internal atau terjadi di dalam tubuh wanita, maka dari itu, supaya sperma bisa masuk ke dalam tubuh wanita, maka perangkat reproduksi laki-laki dibuat oleh Allah SWT sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk memasukkan sprerma ke dalam tubuh wanita. Untuk melakukan reproduksi, tentunya laki-laki tinggal menancapkan (plug) perangkatnya ke dalam tubuh wanita lalu mainkan (play).

Pada proses reproduksi manusia, tidak hanya butuh Plug and Play, tancapkan dan mainkan, tetapi juga membutuhkan Plug and Pray (istilah ini saya dapatkan waktu mengikuti pelatihan CMT). Artinya, ketika sudah ditancapkan ya jangan hanya play atau
dimainkan saja, tetapi juga jangan lupa disertai dengan pray atau doa. Doa sebelum, selama (kira-kira bisa nggak ya, play sambil pray.. :b Nek sudah kadung penak, biasanya lupa? ) melaksanakan reproduksi. Semoga dengan Plug and Pray, akan dihasilkan keturunan, generasi penerus yang cerdas, tangkas, beriman dan berbudi pekerti luhur, amin.

7 komentar:

  1. Kalau saya suka NGEPLUG di SEPREI...

    BalasHapus
  2. kalo saya suka peluk dan pelay....pacar saya...

    BalasHapus
  3. wew... loading-nya agak lamban dari tempat saya. pindah wordpress aja ngkali... :D

    BalasHapus
  4. udah lama pingin banyak belajar plug and play. eh nggak tahunya malah terjebak ngeplug-eplug istri, haks, lantas play, kekekekekeke ....

    BalasHapus
  5. Ternyata saudara-saudara saya ini penggemar plug and play, Ingat.... saya juga :b Jangan lupa praynya ya....

    BalasHapus
  6. wah sekarang sudah bisa mas,komen disini semoga sukses selalu

    BalasHapus
  7. Sukur, memang perbaikan sedikit demi sedikit kok mas, waktunya harus dibagi-bagi dengan yang lain.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar