20 Agustus 2008

Prosesor vs Otak


Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tidak lepas dari perkembangan komputer. Perkembangan komputer tidak lepas dari perkembangan prosesor. Beberapa dari kita mungkin masih ingat, komputer yang beredar dengan prosesor 8080, kemudian disusul 8086, untuk menyalakan saja kita harus menunggu, padahal pengecekan RAM hanya sebesar 640 Kb. kemudian muncul prosesor 286, 386, 486, 586, Pentium 1, Pentium 2, Pentium 3, Pentium 4, Dual core, Core 2 duo, dan banyak seri prosesor buatan selain Intel seperti dari AMD dan lain-lain.
Fungsi dari prosesor sendiri sesuai dengan namanya yaitu memproses. menurut wikpedia, Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi. Proses yang dilakukan oleh prosesor hanyalah sebatas melakukan perhitungan aritmatik dan logika, sesuai dengan tipe data yang diolah yaitu data biner yang berupa angka 1 dan 0. Perhitungan aritmatik adalah perhitungan yang melibatkan operator aritmatik seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, akar dan pangkat. Perhitungan logika adalah perhitungan yang melibatkan operator logika seperti AND, OR, NOT dll.
Data yang diperoleh prosesor berasal dari perangkat input seperti keyboard, mouse, scanner, mikropon, kamera, dan lain-lain. Data input kemudian diproses oleh prosesor, selanjutnya akan diteruskan ke media penyimpan data atau ke perangkat output yang berupa monitor, printer, speaker dan lain-lain. Karena kemampuan prosesor hanya memproses, tetapi tidak bisa menyimpan apa yang diproses, maka diperluakan komponen lain untuk menyimpan data-data yang telah diproses. Komponen tersebut adalah RAM (random access memory) dan DSU (data storage unit). RAM mempunyai kemampuan menyimpan data dengan kecepatan baca tulis yang tinggi, tetapi hanya dapat menyimpan data selama mendapat daya listrik. Begitu listrik padam, data yang tersimpan dalam RAM otomatis akan hilang. Untuk menyimpan data dalam waktu lama dan tidak bergantung pada ada tidaknya daya listrik, diperlukan DSU. DSU dapat berupa harddisk, flashdisk, CD, DVD, disket (sudah tidak begitu lazim), pita magnetik dll.
Bagaimana dengan manusia. Manusia memerlukan organ yang bisa mengkoordinasi seluruh tubuh, memproses input yang masuk, menerjemahkan input dan menyimpan informasi yang diperolehnya atau meneruskan ke organ yang lain sebagai efektor. Organ tersebut bernama otak. Otak manusia dibagi menjadi 3 yaitu otak depan/besar (cerebrum), otak tengah (mesensefalon) dan otak kecil (cerebellum). Otak depan berfungsi sebagai pusat penglihatan, pendengaran, pengaturan kulit dan otot, pusat perkembangan, kecerdasan dan ingatan. Otak tengah untuk mengatur pusat refleks mata, pengaturan suhu, keseimbangan cairan tubuh, metabolisme lemak, tekanan darah, tidur dan selera makan. Otak kecil untuk koordinasi gerakan otot sadar dan keseimbangan. Otak memproses input yang berasal dari mata, telinga, kulit, hidung maupun lidah. input tersebut kemudian diproses dan diterjemahkan untuk kemudian bisa disimpan atau diteruskan ke organ tubuh yang lain.
Manakah yang lebih canggih, otak atau prosesor?
Banyak orang yang menganggap bahwa prosesor itu sangat canggih dan hebat. Memang tidak sepenuhnya salah, karena dengan adanya prosesor komputer, maka perhitungan yang sangat kompleks dan banyak dapat diselesaikan dengan cepat dan akurat, yang mungkin tidak dapat dilakukan manusia tanpa bantuan alat. Juga dalam penyimpanan data, data yang jumlahnya sangat banyak bisa tersimpan dengan baik, rapi, dan relatif permanen. Pencarian data yang tersimpan juga mudah dan cepat. Tetapi tahukan anda? Bahwa pada umumnya manusia baru menggunakan 12% dari kemampuan otak/pikirannya. Kemanakah yang 82%? Cara kerja pikiran menurut Adi W Gunawan dalam bukunya The Secret of Mindset, dibagi menjadi 2:
1. Pikiran sadar (conscious) sebesar 12% yang fungsinya:
a. membandingkan
b. mengidentifikasi informasi yang diterima
c. menganalisa
d. memutuskan
2. Pikiran bawah sadar (subconscious) sebesar 88% berfungsi menangani:
a. kebiasaan
b. emosi
c. memori jangka panjang
d. kepribadian
e. motivasi
f. kreativitas
g. persepsi
h. belief/value
Untuk memahami tentang pikiran bawah sadar ini, silahkan cari informasi pada kakek google, buku-buku atau mengikuti seminar-seminar tentang hypnosis, NLP, LOA dll.
Jelas sekali bahwa otak manusia jauh lebih hebat dari prosesor tercanggih sekalipun.

7 komentar:

  1. Ciptaan Tuhan pastilah yang terbaik yang di berikan kepada kita semua

    BalasHapus
  2. prosesor memang canggih, pak, tapi coba siapa yang membikin prosesor itu, hayo. biasanya yang bikin kan lebih canggih, hehehehe ....

    BalasHapus
  3. Maka dari itu, tak perlulah kita melebih-lebihkan kepintaran komputer (baca: prosesor). Yang membuat prosesor itu canggih, dan yang paling canggih tentunya yang membuat pembuat prosesor.

    BalasHapus
  4. Nice exposition, saya setuju dengan apa yang dijabarkan. Anyways, bicara soal fakta / mitos / kebohongan The Secret, saya baru saja mengembangkan sebuah buku digital terbaru yang akan mentransformasi mindset tentang dinamika sosial pria-wanita Indonesia dalam dunia romansa dan percintaan, berjudul The Secret Law of Attraction (bukan sampah new age seperti yang beredar selama ini), sekaligus mengandung cara otomatis untuk melipatgandakan popularitas dan trafik blog Anda.

    Download rahasia besar tersebut dalam buku digital yang terdapat di Solusi Romansa.

    BalasHapus
  5. Nice.. Nice.. Nice.. buat tambahan referensi sy ngajar, kbetulan sdg nyampe materi ttg otak. makasih pak..

    BalasHapus
  6. @hitman: terimakasih kunjungannya
    @ibu Ainimalia:Syukur kalau bisa jadi bermanfaat

    BalasHapus

Silahkan berkomentar