22 Juni 2010

Klub Motor Yang Terpinggirkan


Mengendarai motor merupakan hobi yang sungguh menyenangkan, walaupun mungkin nantinya bahan bakar untuk sepeda motor harus pakai pertamax. Banyak komunitas pengendara bermotor muncul di banyak tempat. Pada umumnya mereka berkumpul dengan satu pengikat, umumnya merek. Selain itu ada juga yang berkumpul karena kesamaan tujuan, misalnya yang hobi mengadakan touring, tanpa mempedulikan merek dan jenis sepeda motor yang digunakan.
Yang paling sering tampak adalah penggemar motor gede yang melintas di jalan raya. Konon katanya, anggota klub motor gede ini adalah orang-orang kaya. Sehingga di jalanan pun mereka kadang minta diperlakukan sebagai orang kaya, dengan minta hak khusus untuk menggunakan jalan raya. Memang sangat sulit jika kita miskin mau jadi anggota klub motor gede, wong harga motornya saja belum tentu dapat kita beli.
Bagi yang tidak kaya, alias yang sedeng-sedeng, bisa mengikuti klub motor yang lain. Ada klub Yamaha, Klub Mio, Tiger klub, Megapro dll, dll. Atau yang suka jalan-jalan alias touring bisa mengikuti klub touring. Dari sekian banyak klub, satu yang menarik menurut saya adalah klub Vespa. Ya, klub Vepa ini sangat jauh dari kesan eksklusif dan klubnya orang berduit. Anggota klub vespa ini lebih suka jika vespanya kelihatan kumuh, kotor, dekil, jorok, kusam, amburadul, njelehi dll. Modifikasipun dilakukan seenaknya, mulai setang yang sepanjang galah, sampai bodi yang diulur memanjang seperti limousine. Asesoris pun sekenanya, mulai dari papan, drum bekas, sarung, kaleng bekas, sampai kurungan ayampun jadi.
Pada hari Minggu ketika melintas di jalan Kaliwungu-Boja Kendal, banyak anggota klub Vespa melintas. Ternyata bertempat di Lapangan Boja, ada pesta anggota klub Vespa dalam rangka peringatan sewindu Klub Vespa Boja. Seribuan vespa full modifikasi nyleneh berkumpul hingga hampir memacetkan lalu lintas jalan Kaliwungu Boja. Kelihatannya mereka tidak hanya anggota Klub Vespa Boja, tetapi anggota klub Vespa dari daerah-daerah sekitar seperti Kaliwungu, Semarang dll.
Memang kebebasan berserikat dan berkumpul tidak hanya milik orang kaya saja. Selamat Ulang Tahun ke 8 Klub Vespa Boja.

4 komentar:

  1. Klub orang yang tanggal lahir pasarannya sama, ada Klub Pon, Klub Wage, Klub Kuliwon, Klub Legi, Klub Wahing

    BalasHapus
  2. wah, saya ketinggalan info nih, pak jai. ndak tahu kalau klub vespa sedang ultah ke-8. padahal, beberapa waktu lalu, di dekat rumahku ada puluhan penggemar fanatik vespa yang sedang berdiskusi di rumah keponakan, hehe ... ramai juga. saya suka tampilan mereka yang cuek, hiks.

    BalasHapus
  3. Seandainya sy masih muda mgkn saya ikutan klub vespa yang aneh2 itu. Asyik juga nampaknya.

    BalasHapus
  4. @p. wahyiuk
    Betul juga. kita perlu buat klub seperti itu.
    @p sawali
    Memang penampilan yang cuek itu yang menggemaskan lho pak. Daripada melihat klub motornya orang2 kaya, malah tidak sreg.
    @p mursyid PW.
    salam kenal.
    Yang sepuh juga banyak lho pak, nggak usah minder, mereka umumnya terbuka.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar