05 Mei 2010

Menghindari Stroke

DSC00003

Air kencing merupakan sisa metabolisme dalam tubuh kita. Air yang kita minum atau terkandung dalam makanan akan diserap tubuh dan dialirkan bersama darah. Setelah darah beredar kemudian akan dialirkan ke ginjal untuk diserap air sisa metabolisme untuk dibuang. Bau air kencing dipengaruhi oleh makanan yang dimakan. Makanan terentu seperti Petai dan Jengkol menghasilkan bau yang sangat pesing.

Kencing sudah semestinya di WC, baik WC pribadi atau WC umum. Di WC, air kencing sudah dibuatkan tempat pembuangan yang diatur sedemikian rupa, dan disediakan air untuk membersihkan kencing sehingga WC menjadi bersih kembali dan tentu tidak akan berbau.

Apabila buang air kecil alias kencing dilakukan di sembarang tempat, tentu akan sangat mengganggu lingkungan. Banyak orang yang tidak sabar untuk sekedar mencari WC sehingga kencing di sembarang tempat. Ini menjengkelkan orang yang tingaal di dekatnya. Untuk mengingatkan, ya kalau melihat waktu kencingnya, kalau tidak?

Di jalan Salatiga-Boyolali, tepatnya pada koordinat 7o26,240’LS 110o32,037’BT (dengan bantuan GPS, silahkan langsung ke TKP), seorang pemilik lahan yang pagarnya sering digunakan para sopir dan kernet kencing, memberi peringatan kalau kencing disitu bisa terserang stroke. Cara yang dilakukan seperti pada gambar bisa dicoba untuk mengingatkan agar tidak kencing sembarangan.

Jadi, agar terhindar dari stroke, jangan kencing disitu ya..

3 komentar:

  1. Stroke kuwi singkatan Sopir Truk Pak...

    BalasHapus
  2. wakaka .... ide yang kreatif juga, menebarkan ancaman, hihihihi .... repotnya kalau ada sopir yang buta huruf, pak jai.

    BalasHapus
  3. @pak mars
    bener juga kok pak, karena memang tempatnya sering digunakan para supir truk.
    @pak sawali
    Lha ini tugasnya pak wahyu untuk membacakan....

    BalasHapus

Silahkan berkomentar